Rumah Sakit Umum Daerah dr. Iskak Tulungagung adalah unsur pendukung atas penyelenggaraan Pemerintah Daerah dibidang pelayanan kesehatan perorangan dituntut untuk memberikan pelayanan prima dan paripurna pada masyarakat dengan terus meningkatkan mutu pelayanan. Semakin banyaknya Rumah Sakit yang dikelola oleh swasta yang bermunculan serta semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan maka RSUD dr. Iskak Tulungagung secara maksimal memanfaatkan peluang pasar sesuai dengan kemampuan dengan tetap melaksanakan fungsi sosial agar tetap menjadi rumah sakit pilihan masyarakat Tulungagung.

RSUD dr. Iskak Tulungagung telah menjadi Rumah Sakit kelas B Non Pendidikan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI nomor: 522/Menkes/SK/IV/2005 dan Keputusan Bupati Tulungagung No: 395 Tahun 2005. Selain itu sejak tanggal 31 Desember 2008 RSUD dr. Iskak Tulungagung telah ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dengan Keputusan Bupati Tulungagung No: 188.45/554/031/2008. Dengan status ini, keleluasaan dalam meningkatkan mutu pelayanan termasuk SDM, sarana dan prasarana penunjang semakin terbuka lebar.

ANALISA SITUASI RSUD DR ISKAK TULUNGAGUNG

RSUD dr. Iskak Tulungagung merupakan satu-satunya rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang mempunyai letak yang strategis karena berada di daerah segitiga yakni dikelilingi oleh Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Kediri. Tanah yang dimiliki seluas 43.750m2 dan tanah makam Mr/Mrs. X seluas 140m2, Luas bangunan 17.028,46m2, luas selasar 3.574,74m2 dan dikelilingi pagar pengaman seluas 1.565m2

Berikut ini adalah sarana dan prasarana yang dimiliki oleh RSUD dr. Iskak Tulungagung

  1. Sarana Gedung
    RSUD dr. Iskak Tulungagung saat ini mempunyai gedung yang memadai dan sangat representatif untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan terus melakukan pembangunan dan merehabilitasi bangunan. Sarana Gedung yang dimiliki antara lain:
    • Instalasi Rawat Darurat
    • Gedung Poliklinik Terpadu/Instalasi Rawat Jalan
    • Gedung Perkantoran
    • Instalasi Rawat Inap
    • Instalasi Paviliun (Graha Hita Husada)
    • Instalasi Penunjang (Patologi Klinik, Radiologi, Gizi, IPS, ISL, Farmasi, Bedah Sentral, Pemulasaraan Jenazah, Ambulance, CSSD & Laundry, Humas, Keamanan dan Ketertiban)
    • Instalasi Paraklinik (GCU, VCT, Treadmil, Endoscopy, USG 4 Dimensi, Gimnasium, dan BDRS)
    • Instalasi Hemodialisa
    • Ruang Tunggu Pasien
    • Gedung Diklat
    • Aula
    • Masjid
  2. Sarana Peralatan
    Peralatan baik medis maupun non medis dari tahun ke tahun selalu bertambah. Khusus peralatan medis keadaaan saat ini sudah cukup memadai untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pengadaan peralatan selain melalui dana APBD baik Kabupaten maupun Provinsi, APBN dan bantuan luar negeri. Peralatan canggih yang dimiliki RSUD dr. Iskak Tulungagung antara lain:
    • CT Scan
    • Endoscopy
    • Treadmill
    • Electro Encephalografi (ECG)
    • Ultra Sonografi 4 D (USG 4D)
    • Ventilator dewasa dan bayi
    • Refrigerator (penyimpan jenazah)
    • Incenerator (pembakar sampah)

Sumber Dana

Anggaran/sumber dana untuk melaksanakan kegiatan operasional sehari-hari RSUD dr. Iskak Tulungagung berasal dari:

  • Jasa Pelayanan/Pendapatan fungsional Rumah Sakit
  • Dana Alokasi Umum (DAU)
  • Dana Alokasi Khusus (DAK)
  • Bantuan dana pembangunan dari APBN

Semua dana tersebut dipergunakan sesuai dengan petunjuk yang telah ditentukan oleh sumber dana masing-masing.

Ketenagaan

Untuk menjalankan aktivitas pelayanan kesehatan, rumah sakit membutuhkan tenaga dari berbagai disiplin ilmu baik tenaga medis, paramedis maupun tenaga non medis. Sampai tanggal 31 Desember 2009 keadaan tenaga di RSUD dr. Iskak Tulungagung sebanyak 735 orang (485 orang PNS, 239 orang kontrak dan 11 orang tenaga harian lepas), terdiri dari:

  1. Tenaga Medis
    1. dr. Umum : 17 orang
    2. dr. Gigi : 3 orang
    3. dr. Spesialis : 24 orang dengan 15 jenis spesialisasi
  2. Tenaga Paramedis
    1. Keperawatan sebanyak 308 terdiri dari 193 PNS dan 115 tenaga kontrak
    2. Non Keperawatan sebanyak 91 terdiri dari 71 PNS dan 20 tenaga kontrak
  3. Tenaga Non Medis
    Tenaga Non Medis berjumlah 281 orang yang terdiri dari 184 PNS dan 97 tenaga kontrak